Kamera SLR Tak Punya, Digital Pocket Pun Rusak


Dunia fotografi sekarang lebih luas dan berkembang apalagi melihat teman-teman facebook, yah hampir semuanya baik fotografer maupun model. Sempat dulu tahun 2009 pertama menguasai SLR Nikon D80 milik saudara, memang puas bermain kamera SLR Nikon D80 ini apalagi sudah seperti milik sendiri hampir 1 tahun Nikon D80 puas dengan dihasilkan oleh kamera ini. Hasil Kamera Nikon SLR D80 pun terbukti saat nguli di Yogyakarta ditugaskan untuk liputan event Autoblackthrough Yogyakarta 2009 , Della sang pemenang miss Autoblacktough Yogyapun jadi sasaran bidik Nikon D80 itu.


Eeh, di tahun 2010 sang saudarapun mengambil kameranya dalam rangka tugas kerja jadi tak mempunyai kamera SLR lagi deh, tinggal gigi jari apa yang harus di visualisasikan lewat kreativitas dan imajinasi dalam hati. Tapi bukan berarti pekerjaan sebagai kuli tinta dan kreativitas itu mati, terpaksa minjem-minjem teman sekuli dikantor walaupun pegangannya adalah Canon 500D dan 1000D tapi tetap saja mata ini liar seperti tak cocok dan tungangannya berbeda. Kamera SLR ibarat toples dan tutupnya kan jadi matching lah kalau orang sunda mah hebringlah pokoknya.
Punya si kamera digital pocket itupun kepunyaan paman merk Samsung keluaran pertama walaupun agak jadul okeh juga lah untuk mendokumentasikan setap gerak-gerak yang ada dilingkungan sekitar, sayang juga kalau dianggurin seperti itu. Sayang seribu sayang kamera digital pocket dalam keadaan rusak, adapun rusaknyapun tak terlalu fatal sepertinya dulu pernah tahu karena nge-hang. Mungkin karena memorinya saja mudah-mudahan sih ga terlalu fatal, dan dapat diperbaiki habis bulan ini ya nunggu gajian nih hehehehe.

Pekerjaan sebagai kuli tinta yang lagi kredit kuda besi sepertinya harus bersabar jangan terburu untuk membeli sesuatu, walaupun tipe sang kuli termasuk agak boros. Sejak mencicil kuda besi dari akhir 2009 terasa juga beban yang dipikul, tapi punya alasan kenapa mengambil cicilan si kuda besi ini ? tak perlu tahulah yang jelas ini lanjutan dari penerus si Kumbang si kuda besi, pertama kali yang penuh sejarah (mungkin lain kali saya akan menulis tentang kisah si Kumbang yang hampir menemani 8 tahun).

Si kuda besi ini dinamai redline biar keren aja hehehe ... untuk kamera sepertinya kembali terus bersabar kapan akan memilikinya semoga Allah SWT memberikan rezeki yang banyak dan barokah amin.
Share on Google Plus

About abayamin exit

Abayamin exit adalah sebuah nickname penulis ExitBlog yang tergabung dalam Exitmedia.Inc, penulis juga berkreasi melalui bisagini.com dan helloadventuria.blogspot.com. Informasi lebih lanjut bisa hubungi melalui Contact Us.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih komentar anda yang membangun, kritis dan informatif. Mohon tidak lakukan spam maupun junk, untuk kemajuan kita bersama, budayakan komentar setiap kali anda melihat artikel di EXITWRITER