Menginjak Kaki Di Tanah Ogan Komiring Ilir, Mesuji, Palembang

Kali ini saya becerita di tengah malam, dengan mengaktifkan blog tentang cerita pribadi begini ceritanya : hehehe ... ya beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 16 Juli 2011 tapi sebelum tanggal tersebut sahabat saya sudah bilang untuk menemani dirinya untuk mengantarkan istrinya menuju tempat istrinya bekerja karena istri sahabat saya ini adalah PNS alias menjadi guru dinas pendidikan nasional pemerintah daerah Palembang.


Pikiran saya adalah Palembang adalah di kota tapi tidak kaget betul karena sempat waktu mereka itu masih tunangan saya menginterview istrinya bertanya-tanya kerjanya, ya katanya di pelosok yang memang saya bayangkan tidak terlalu ekstrem dari sebuah pelosok di kota Palembang. Lalu akhirnya saya memutuskan untuk menemani sahabat saya yang kebetulan hanya cowok satu-satunya dalam satu mobil eeh tapi ada adiknya istrinya yang ikut yang kebetulan masih duduk di bangku sekolah, ya ... tetap saja sahabat saya tidak yakin terhadap inisiatif itu.

Langsung berangkat pada 15 Juli 2011 pada pukul 23.00 WIB karena selepas kerja dan hanya sekitar 15 saya berada di rumah untuk mempersiapkan keberangkatan ke Palembang melalui jalan darat saya lelah sekali didalam perjalanan saya tidur [zzZZzzZZzz], hingga sudah berada di atas kapal ferry tapi lanjut untuk [zzZZzzZZzz] hingga pagi menjelang sampai  pelabuhan Bakaheuni. Ternyata yang saya lewati adalah jalur lintas timur ... wew amazing jalannya hamparan sawit, karet dan tebu dan paling miris adalah hamparan lahan kosong diakibatkan panen sawit ckckckckck ... panas cuy !...

Ternyata daerah yang di tuju adalah daerah Ogan Komiring Ilir,  Mesuji, Palembang yang merupakan kota perbatasan antara Lampung dan Palembang, daerah tersebut adalah daerah transmigrasi akan tetapi tempatnya cukup jauh dari pasar maupun tempat lainnya. Wew hanya itu yang saja ucapkan ternyata kaki saya menginjak daerah yang tidak beraspal, penuh tanah merah campur pasir dan sering terjadi mati lampu, bensin adalah emas disana mereka disana yang kebanyakan dari berbagai suku jawa, sunda, bali dan lampung sendiri.

Pengalaman yang menurut saya tidak akan pernah kunjungi suatu saat, ini sebuah jejak bagaimana saya selalu bertualang hanya daerah perkotaan untuk daerah terpencil seperti ini rasanya cukup sedikit saya mengetahui.[abayamin-exit]

















Share on Google Plus

About abayamin exit

Abayamin exit adalah sebuah nickname penulis ExitBlog yang tergabung dalam Exitmedia.Inc, penulis juga berkreasi melalui bisagini.com dan helloadventuria.blogspot.com. Informasi lebih lanjut bisa hubungi melalui Contact Us.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

6 komentar:

  1. wau... mas abay udah maen2 keluar pulau jawa.... saya pengen juga mas bisa keliling indonesia... tapi karna saku mahasiswa jadinya cuman bisa traveling sekitar jawa timur aja...

    anyway... terima kasih mas abay buat trainingnya dijakarta kemaren tentang forum dan blog... jadi semangat nge-blog lagi...

    kapan2 mampir ke blog saya ya mas...
    http://blog.beswandjarum.com/doddyfirmanrahmadi/

    salam blogger

    ReplyDelete
  2. palembang?? itu kampung halaman orang tua saya :D
    tpi sy blm prnh ke mesuji :D hehe, nice experience :')

    ReplyDelete
  3. hahhahaha itu daerah gw mas gw tepatnya di mesuji juga >>> jaya bhakti

    ReplyDelete
  4. dodod : seperti biasa bertualang hehehehe ,,, siap deh i'm pao : coba kesana adventure deh hehehe

    Rogan : terima kasih mas sudah bergabung di blog saya yang sederhana ini wah seru mas tempatnya saya pengen lagi kesana untuk mengeksplorasi petualangan saya hehehe ... mudah2an ada waktu kesana dan bisa berkunjung di tempat anda ...

    ReplyDelete
  5. mas itu se sebelahan dengan tanah kelahiran saya MAKARTI MULIA(UNIT 3)kalau desa ku SUKA MUKTI (c3)makasih ya dah mau berkunjung ke mesuji walau gak menyenang kan

    ReplyDelete
  6. mas itu se sebelahan dengan tanah kelahiran saya MAKARTI MULIA(UNIT 3)kalau desa ku SUKA MUKTI (c3)makasih ya dah mau berkunjung ke mesuji walau gak menyenang kan

    ReplyDelete

Terima kasih komentar anda yang membangun, kritis dan informatif. Mohon tidak lakukan spam maupun junk, untuk kemajuan kita bersama, budayakan komentar setiap kali anda melihat artikel di EXITWRITER