Jalur Raya Kalimalang, Mudik Oh Mudik 2011

H-7 mendekati hari raya Idul Fitri 1432 H pekerjaan berat bagi pemerintah dalam mengawasi mudik kali ini, ya beberapa pekerjaan yang susah untuk diambil libur lebaran pekerjaaan sebagai operator transportasi seperti kereta api, bus, kapal, pesawat dan para jurnalis atau reporter. Kebetulan memang saya adalah kuli tinta tapi tidak untuk meliput arus mudik jadi hanya stok bahan berita tentang inovasi dan teknologi.

Bagi rekan jurnalis & reporter yang bekerja untuk meliputi acara mudik di masing-masing pos saya ucapkan selamat bekerja, jaga selalu kondisi dan stamina karena masyarakat perlu informasi dari teman-teman dari lapangan. Tempat saya tinggal kebetulan lagi ada diwilayah Kalimalang yang merupakan rumah orang tua jadi sudah jadi kebiasaan setiap tahunnya Jalan Raya Kalimalang menjadi salah satu pintu gerbang utama arus mudik menuju daerah barat maupun selatan.

Sering terlihat jika malam sudah tiba pengendara khususnya sepeda motor amat bising dapat terdengar suara knalpot para pemudik, tapi itu sudah biasa bukan hal barang baru lagi. Jalan Raya Kalimalang beberapa titik sudah dirapihkan jalannya khususnya dari pintu Halim menuju Caman sudah ada garis tengah yang membedakan jalur kanan maupun kiri yaitu arah Bekasi maupun jakarta seperti pemerintah sangat konsen terhadap jalur ini walaupun ada jalan yang kurang sempurna.

Sebetulnya ada beberapa jalur mudik bagi pengendara motor yang menjadi alternatif selain Jalan Raya Kalimalang, bagi pemudik dari wilayah utara dapat melewati Jalan raya Bekasi yang pintu gerbangnya adalah Cempaka putih lurus terus nembus Pulo Gadung lurus terus itulah Jalan Raya Bekasi. Adapun pintu lainnya adalah bisa Pondok Gede, Jati Asih, Pekayon, tapi kebanyakan jalur utama yang sering dilewati adalah jalur Jalan Raya Kalimalang.

Ya bagi pemudik sepeda motor harap berhati-hati dalam berkendara selama mudik, berikut berapa tips mudik bagi pengendara sepeda motor yang diambil dari berbagai sumber :

Berikut adalah beberapa tips yang perlu anda diingat untuk perjalanan jauh :

1. Hapali Frekuensi Stasiun Pengisian Bahan Bakar: Bahkan sebelum Anda mulai perjalanan, surfing the net atau bertanya kepada orang yang sering melakukan perjalanan untuk mengetahui frekuensi stasiun bahan bakar. Padahal, sebagian besar Jalan Nasional memiliki stasiun tersebut terletak di sepanjang rute, ada peregangan tertentu yang akan membuat Anda menderita ketika Anda benar-benar perlu bahan bakar.

2. Periksa Tekanan Udara Ban: Tekanan udara dalam ban memiliki peran penting selama perjalanan jauh. Oleh karenanya pastikan tekanan ban diketahui dengan baik sepanjang perjalanan.

3. Perhatikan Kapasitas Bagasi: Isi bagasi atau bagasi (apapun) seminimal mungkin. Itu tidak berarti bahwa Anda harus meninggalkan sebagian besar barang-barang penting Anda di rumah. Pastikan bagasi terikat pada rel dengan kuat untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan kendaraan.

4. Kecepatan Stabil: Cari kecepatan yang yang menurut anda terbaik dan merasa nyaman dengan kecepatan tersebut. Ini akan meningkatkan Anda untuk memiliki kontrol penuh terhadap sepeda Anda.

5. Pelajari Cara Menambal Ban: Ada banyak kemungkinan ban kuda besi anda tertusuk ketika bepergian. Siapkan bahan untuk penambal dan pelajari cara pemakaiannya. Ini penting jika anda mengalami hal yang tidak diingin tersebut di jalan sepi penduduk.

6. Pilih kendaraan yang tepat: Adalah sangat penting bahwa Anda naik sepeda yang tepat. Jika Anda akan melakukan perjalanan lebih dari 1000 km, sebaiknya pilih motor dengan mesin sistem pendingin mesin atau punya pendingin oli.

7. Periksa lampu: Sebelum anda untuk memulai perjalanan, pastikan headlamp atau lampu utama, lampu belakang dan indikator bekerja dengan baik. Tidak berfungsinya satu bahkan 3 dari lampu ini akan menyebabkan kebingungan kepada pengendara lain di jalan dan memungkinkan terancamnya keselamatan.

8. Perkakas dan Kotak P3K: Pastikan perkakas dan kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) ada di bagasi kendaraan sebagai tindakan preventif ketika melintasi di daerah terpencil kecil. Perkakas akan berisi alat-alat penting yang Anda butuhkan pada saat kerusakan kecil. Sama halnya dengan kotak P3K Padahal, ini akan berguna pada saat sebuah kecelakaan di jalan raya yang jauh dari rumah sakit atau klinik.

9. Istirahat: Dianjurkan untuk berhenti untuk mengistirahatkan tubuh. Berhenti istirahat untuk segelas cukup untuk meregangkan otot. Hal ini penting karena akan menawarkan rasa relaksasi, sehingga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih baik.

10. Keselamatan adalah Prioritas Utama: Poin terakhir adalah tidak dianjurkan melakukan perjalanan jauh, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan selalu mengenakan helm. Jika berboncengan, pastikan boncenger memakainya juga. Selain itu perlengkapan lain seperti sepatu boot, jaket dan sarung tangan untuk melindungi tubuh.( sumber : okezone.com)

Tips Mudik aman untuk pengendara motor + jenis motor

a. Matic
Motor tak bergigi ini menjadi motor idola dimasyarakat. Apalagi dengan sistem operasionalnya yang mudah yakni tinggal memutar gas dan menarik tuas rem. Kenyamanan berkendara pun ditawarkan varian ini karena punya dek lapang yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang bawaan saat mudik. Jika Bikes berminat silakan memilih ragamnya seperti Mio Sporty, Mio Soul, Xeon, Vario, Vario CBS Techno, BeAT, Scoopy, Spin, Skywave, Skydrive atau produk terbaru dari matic Viar, Vior.
Untuk masalah tenaga, matic mampu berlari kencang dan responsif. Hal ini ditunjang kapasitas silender yang tersedia mulai dari 110 cc hingga 125 cc. Dan umumnya matic kebanyakan, varian ini memang cenderung haus meminum bahan bakar alias boros bila dibandingkan dengan motor bebek. Masalah ini memang sudah menjadi ciri khas matic karena sistem operasionalnya yang otomatis. 

b. Bebek
Motor bebek terkenal akan keiritan konsumsi bahan bakar dan kebandelan mesinnya. Sebagai pilihan produknya, saat ini banyak motor bebek berkualitas tinggi dengan aneka fitur dan teknologi. Ragamnya pun sangat banyak mulai dari yang berkapasitas 110 cc hingga 135 cc. 
Pabrikan berlambang sayap kepak tunggal punya Revo dan Supra series, Blade atau CS1. Untuk Yamaha menyediakan Vega ZR, Jupiter Z dan Jupiter MX. Lalu Suzuki menyediakan Titan, Shogun series dan Satria F. Kawasaki sendiri ada Athlete dan Edge. Dan Neo Xi, Neo X3i serta RockZ dari pabrikan TVS. Dengan keiritan, kebandelan dan kelincahan motor bebek, varian ini bisa diandalkan.

c. Sport
Dengan postur yang dimiliki plus dapur pacu mumpuni, varian sport sangat cocok untuk diajak membelah arus mudik. Melalui kapasitas dapur pacu yang cukup besar, motor ini sangat layak diandalkan. Untuk kapasitas mesinnya tersedia mulai dari 150 cc hingga 250 cc.
Jika berminat akan motor sport ada beragam pilihan diantaranya Honda Tiger, Mega Pro, V-Ixion, Scorpio Z, Thunder 125, Kawasaki Ninja 250 R, Ninja KRR, D Tracker, KLX, Pulsar series, XCD 125, Apache RTR, Megelli series dan R 150 VX. Tapi yang menjadi kendala di motor ini adalah tak adanya ruang untuk menyimpan barang bawaan. Tapi untuk mengakalinya Bikes bisa memasang bracket plus box di posisi buritan yang ditemani side box di sisi kiri dan kanan motor.

Persiapan Kuda Besi
Usai memilih jenis kuda besi mana yang akan menemani ritual mudik, sebelumnya Bikes harus memperhatikan kondisi tunggangannya. Ini dia informasinya.
a. Berobat ke Bengkel
Untuk cara yang praktis dan singkat, Bikes bisa membawa kuda besinya ke bengkel langganan terpercaya. Periksa segala keluh kesah kuda besi dan bila ada piranti yang wajib diganti, segera lakukan. Ada baiknya Bikes melakukan servis satu minggu sebelumnya. Hal ini untuk memberi waktu antisipasi bila terjadi sesuatu dengan motor.

b. Cek Kondisi Motor
Pastikan kondisinya fit dan dapat berfungsi dengan baik. Bikes bisa memulainya dari sistem kelistrikan seperti starter, lampu utama dan lampu sein, lampu belakang dan lampu rem hingga klakson. Lalu, lanjutkan pengecekan pada beberapa komponen sepeda motor mulai dari mesin, kekentalan oli, karburator, kampas rem, shock depan dan belakang, gear dan rantai, tekanan angin ban depan dan belakang sampai rem depan dan belakang. Semuanya itu harus bisa diandalkan dan beroperasi secara maksimal. 

c. Jangan Berlebihan
Sejatinya kuda besi dirancang bukan untuk membawa muatan berlebih. Dalam buku petunjuk telah ditetapkan berat maksimum yang bisa ditampungnya. Untuk itu, buat Bikes yang suka membawa barang bawaan berlebihan plus membawa pasangan dan anak, alangkah indahnya bila mudik dengan motor dibatalkan. Karena selain berpengaruh terhadap pengendalian handling, hal ini beresiko kecelakaan. Cara cerdik mensiasatinya dengan menerapkan tempat khusus yang didesain untuk membawa barang, seperti tail box, side box maupun tank bag. Tapi bila Bikes memaksa membawa barang bawaan secara manual, usahakan pengaturan dan cara pengikatannya yang benar.

Kelengkapan Berkendara
Segala kelengkapan rider dan boncenger harus dipersiapkan secara dini dan tepat. Untuk pakaian sebaiknya memilih baju yang mudah menyerap keringat plus jaket anti angin atau anti air yang nyaman. Bila perlu Bikes bisa memakai pelindung dada karena jarak yang akan ditempuh lumayan jauh dan lama. Jangan pernah memakai celana pendek dan sandal tapi harus memakai celana panjang dan sepatu. Gunakan sarung tangan yang nyaman plus masker yang berfungsi melindungi hidung serta mulut dari aneka polusi udara. Terakhir, gunakan helm yang telah ber-SNI.(sumber : kaskus.us)
Share on Google Plus

About abayamin exit

Abayamin exit adalah sebuah nickname penulis ExitBlog yang tergabung dalam Exitmedia.Inc, penulis juga berkreasi melalui bisagini.com dan helloadventuria.blogspot.com. Informasi lebih lanjut bisa hubungi melalui Contact Us.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. sip mas...thanks buat tips berkendaranya... minggu ini rencana mau mudik juga dengan motor...

    ReplyDelete
  2. sama2 mas doddy rencana ini ga ada mudik ya pulang kampungnya deket di daerah bogor thank dah mampir mah hehehe

    ReplyDelete

Terima kasih komentar anda yang membangun, kritis dan informatif. Mohon tidak lakukan spam maupun junk, untuk kemajuan kita bersama, budayakan komentar setiap kali anda melihat artikel di EXITWRITER