Group Facebook Bubarkan-Camfrog Korban Sakit Hati atau Cuma Iseng ?



Kembali untuk menceritakan fenomena yang ada di dalam kegiatan media sosial, blog saya memang tidak jauh dari obrolan dunia Camfrog yang memberikan wawasan ilmu dan pertemanan. Kegiatan Komunitas Camfroger Indonesia makin solid dan kompak tampak terlihat setelah acara bakti sosial saat bulan puasa termasuk keseluruhan kegiatannya.

Namun media sosial ini merebak komunikasinya melalui Facebook KACI disini juga membuat group yang pada akhirnya menjadi 1 grup saja dari sekian banyak dikelola, ini hasil musyawarah bersama antar pentolan dan sukarelawan KACI karena komunitas ini engga ada pengurusnya namun gotong royong saling membantu jika ada sesuatu yang harus diselesaikan.

Ternyata ada juga group yang entah karena apa group ini dibuat namun saya tahu group Facebook ini dari teman saya yang masuk ke group tersebut, group Facebook itu adalah "BUBARKAN-CAMFROG" dengan diskripsi group sebagai berikut :



"CAMFROG adalah Media Sosial Yang Sangat Menjunjung Kebebasan Tapi Juga Mengkhawatirkan Buat Siapapun Yang Tidak Bisa Mengontrol Dirinya Sendiri.
Anda Kami Undang Bergabung Di Group Ini Tanpa Ada Unsur Paksaan Jadi Jika Anda Kurang Berkenan Silahkan Keluar Dari Group Ini.
Salam Buat Semua Sahabat...!!!"

Adapun pengurusnya ada 10 orang didalamnya, namun dari keseluruhan group saya melihat nama akun Facebook Didik Duchan Choiri yang lebih aktif menjawab pertanyaan tersebut, hanya dugaan yang belum tentu benar kemungkinan group ini dibuat oleh dirinya tampak terlihat di postingan maupun komentar lamanya.

Banyak berbagai tanggapan tentang group ini, ada beberapa komentar atau posting dari akun Facebook Kick Master "Group ini di buat karena sudah pasti .......orangnya yg buat lagi kena musibah akibat kalau jojom terlalu dekat dengan cam.....sehingga kesetrum anunya dan gosong.....pertama lidah.....trus anunya.....mudah2 an jadi pelajaran buat yg suka jojom melet2 dan anu2.....gak usah deket2 cam.....Terima kasih...Wassalam ". Nada yang sama pun di umbar oleh Yessi Astarina Wijaya "Ada apa dgn group ini Kayanya korban CF nich ♈ªʼnĝ bikin jkkkk
Salam PERKOSA (pershabatn kompak sllu)"



Ya, dari komentar tersebut secara tidak langsung group itu mengindikasikan adalah pemilik yang korban sakit hati terhadap Camfrog atau ada alasan lain, entahlah mengapa ownernya membuat group ini.Namun kalau di tela'ah dengan baik engga mungkin juga Camfrog dibubarkan karena ownernya Camfrog yaitu Camshare Inc yang berpusat di Austin, Amerika Serikat. 

Sebetulnya group ini tidak usah di tanggapin serius pasalnya yang diduga sang owner group Didik Duchan Choiri tampak di postingan akun pribadinya mengumbar cara bermain Camfrog ala dirinya dengan memposting candaan atau serius event seperti ini pada 22 April : 

"Buat Yang Merasa Cabulers Sejati Di Camfrog...
Jangan lupa nanti malam di room SURABAYA_VIBRATOR (18+)
Diadakan lomba COLI pakai BALSEM GELIGA warna MERAH
Hadiah:
Juara 1: Perawatan Di RS Bhayangkanlah 2 Hari [Kamar VVIP]
Juara 2: Perawatan Di RS Bhayangkanlah 2 Hari [Kamar VIP]
Juara 3: Perawatan Di RS Bhayangkanlah 2 Hari [Kamar Paviliun]
Semua Peserta Berhak Mendapatkan Perawatan Di RSJ Porong Sampai PULIH 100%
Pendaftaran Langsung INBOX Si MacHo & Sahid Arlum
Peserta Terbatas...!!! — bersama Itonk Santoso dan 17 lainnya."



Dari kejadian ini kita selaku pengguna aplikasi chat Camfrog memang harus bijaksana dan arif dalam menggunakannya tergantung pada niatnya dari awal bermain, namun teman-teman KACI pun sudah membuktikan bahwa wadah komunitas pembawa pesan moral ini selalu mengingatkan untuk selalu bermain arif dan bijak sehingga manfaatnya dapat dipetik dan dirasakan dengan baik bagi pengguna Camfrog. So... Camfroger Indonesia Tetap Jangan Bugil Di Depan Kamera loh !!



Share on Google Plus

About abayamin exit

Abayamin exit adalah sebuah nickname penulis ExitBlog yang tergabung dalam Exitmedia.Inc, penulis juga berkreasi melalui bisagini.com dan helloadventuria.blogspot.com. Informasi lebih lanjut bisa hubungi melalui Contact Us.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih komentar anda yang membangun, kritis dan informatif. Mohon tidak lakukan spam maupun junk, untuk kemajuan kita bersama, budayakan komentar setiap kali anda melihat artikel di EXITWRITER