Bendungan Walahar Wisata Sejarah Peninggalan Belanda

Bendungan Walahar
Kegiatan wisata kali ini Exitrip mencoba menyusuri kota yang sering disebut Chairil Anwar dalam puisinya yang bertajuk "Kerawang Bekasi". Yup inilah Kerawang yang kini bukan lagi dijuluki sebagai lumbung padi loh, saya mengiranya wilayah ini sudah berubah wujud daerah industri sawah mulai menghilang.



Bendungan Walahar dan Prasasti bangunannya
Tapi Exitrip enggak ngebahas tentang kota Kerawang tapi kota yang dulunya jarang dilirik ini, cocok banget untuk wisata sejarah. Buktinya Exitrip jalan-jalan kesana tujuan yang saya cari adalah Bendungan Walahar yang terletak di desa Walahar, Ciampel, Kerawang.


Aneka foto yang terdapat di kantor Perum Jasa Tirta II Kerawang


Bendungan ini sejarah Kerawang sebagai lumbung padi ternyata bendungan ini digunakan sejak 30 November 1925 loh, sebagai bentuk sistem pengairan ala Belanda. Bangunannya persis seperti bangunan Belanda, saat saya kunjungi ada juga yang menjadi wisata sejarah ini background foto prewedding mereka loh. Jika kalian berjalan di lorong Bendungan tersebut sangat menegangkan dengan sensasi angin kencang dan gemuruh air seakan kita terhanyut oleh deru air.

Bendungan kala sore ramai dengan pemancing


Asal tahu saja nih ternyata setiap malam minggu atau hari minggu pagi tempat ini ramai dengan warga sekitar yang mencari hiburan sederhana, hanya untuk menikmati pemandangan dan suara air yang bisa menenangkan hati. Mungkin kalian lagi galau bisa kunjungi wisata sejarah ini.

Bendungan anak sungai Citarum


Rekomendasi wisata di Kerawang :

1. Curug Cigeuntis
2. Bukti Sanggabuana 
3. Danau Cipule
4. Monumen Rawagede

Oleh-oleh Kerawang yang bisa dibawa pulang : 
1. Kue Bolu Kijing
2. Sorabi Hijau Khas Rengasdengklok.
Share on Google Plus

About abayamin exit

Abayamin exit adalah sebuah nickname penulis ExitBlog yang tergabung dalam Exitmedia.Inc, penulis juga berkreasi melalui bisagini.com dan helloadventuria.blogspot.com. Informasi lebih lanjut bisa hubungi melalui Contact Us.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih komentar anda yang membangun, kritis dan informatif. Mohon tidak lakukan spam maupun junk, untuk kemajuan kita bersama, budayakan komentar setiap kali anda melihat artikel di EXITWRITER